Breaking News

Kades Mlokorejo Ajak Guru PAUD dan TK Bersinergi Membangun SDM

 

Sumber Daya Manusia yang berkualitas sangat dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembangunan SDM layaknya dilakukan sejak usia dini supaya menghasilkan manusia Indonesia yang mumpuni.

Guna mendapatkan SDM yang dimaksud, Kepala Desa Mlokorejo, H. Mahfudz mengajak guru PAUD dan TK bersinergi dengan Pemdes Mlokorejo untuk ikut serta SDM yang mumpuni untuk bangsa Indonesia dan terutama desa Mlokorejo.

"Guru PAUD dan TK merupakan mitra, kami berharap dapat bersinergi dengan Pemerintah desa demi terciptanya  kondusifitas dan kemajuan desa tercinta ini," kata H. Mahfudz dalam sambutannya pada acara pembagian insentif guru PAUD dan TK dari anggaran Dana Desa tahun 2022 di Kantor desa Mlokorejo, Selasa (19/04/2022).

H. Mahfudz yang dalam kegiatan tersebut didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, menjelaskan bahwa pada tahun 2021 dan 2022 Pemdes Mlokorejo fokus pada pembangunan SDM, sementara untuk pembangunan infrastruktur di tahun 2022 tetap dilaksanakan melalui dana APBDesa maupun Bansos.

"Sinergi yang kami harap adalah kerjasama yang baik dalam membangun SDM, dan juga memberikan pengertian kepada masyarakat tentang program-program pemdes," imbuhnya.

Selain kerjasama yang baik, guru paud diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan pemdes. "Bangun komunikasi yang baik, pemdes tidak akan mampu membangun SDM tanpa adanya bantuan dari  guru," lanjut H Mahfudz.

H. Mahfudz berharap dengan jalinan kerjasama dan komunikasi yang baik antara Pemdes dan para pendidik ini, tercipta SDM yang berakhlak, mumpuni dan mampu bersaing.

"Hal yang tidak kalah pentingnya, guru diharap dapat membantu memberikan pengertian kepada masyarakat terkait pelayanan dan program pemerintah desa," ujarnya.

Cerdas bermedia sosial
Hal lain yang disampaikan H. Mahfudz, di era serba digital seperti saat ini berbagai hal bersifat positif maupun negatif bermunculan di media sosial, seperti FB, tiktok, dan lainnya.

Menyikapi hal tersebut, H Mahfudz menghimbau kepada masyarakatnya untuk cerdas dalam menggunakan media sosial.

"Sebelum menggunggah segala sesuatu di media sosial sebaiknya dipikir secara matang dan mendalam, supaya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat." Katanya.

Siapapun berhak untuk mengunggah di media sosial, akan tetapi unggahan yang kurang tepat mengenai kejadian, tempat dan waktunya dapat menimbulkan multi tafsir di masyarakat, lanjutnya.

"Marilah kita menggunakan media sosial sesuai dengan fungsinya, yaitu menyampaikan informasi sesuai fakta, supaya bermanfaat bagi semua orang." Pungkasnya. (*)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Suarajatimpos